Upacara tradisional ini telah berusia ratusan tahun ternyata masih mendapat sambutan luas masyarakat, terbukti ribuan warga memadati Pagelaran Kraton Yogya dan sepanjang rute menuju halaman Masjid Gede Kauman. Tak ketinggalan, puluhan wisatawan mancanegara dengan antusias menyaksikan jalannya upacara.
Prosesi Grebeg Syawal dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, diawali dengan kirab 8 bregodo (prajurit) Kraton Yogya dari Siti Hinggil menuju Alun-Alun Utara, di depan gerbang Pagelaran Kraton. Kedelapan bregodo itu yakni Wirobrojo, Daheng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero dan Nyutra. Disusul Panglima prajurit atau Manggalayudha GBPH Yudhaningrat menempatkan diri ditengah-tengah barisan bregodo sebagai pemimpin upacara.
Selanjutnya sebuah Gunungan Jaler (Laki) diusung puluhan abdi dalem keluar dari kraton diiringi oleh Bregodo Bugis dan Surakarsa. Sesampainya di depan Pagelaran, disambut tembakan salvo oleh bregodo kraton yang sebelumnya telah berbaris dalam formasinya.
Sebagian orang tua menganggap bila berhasil mendapat isi gunungan akan memberikan berkah tersendiri. Ada juga beberapa anak remaja yang ikut ngrayah namun mereka tampaknya sekedar larut dalam keramaian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar